semenjak duduk dan ngerasain bangku kelas 8, aku mulai aktif berimajinasi dan mulai menulis, kayanya gejolak hati lebih kebantu ketika aku mulai nulis untuk nuangin imajinasi aku. kali ini mungkin postingannya kembali lagi dari sebuah cerita sendiri yang aku tulis blog kesayangan aku ini si "dunia kecil salsabila", oh God kali ini aku nulis sembari di temanin embun-embun yang menghiasi dua bola mata aku yang be'lo ini, huff kali ini aku nangis lagi, ga ada yang bisa aku tahan kali ini, emosi mulai mengelonjak, hati mulai rusuh, fikiran mulai ga menentu !
Ya Allah aku kangen PAPAH !! sosok laki-laki yang kalem, seneng musik sama paling hobby nyanyi lagu somewhere between (lagu kesukaan kita berdua untuk duet), sosok yang suka iseng ngajak masak kerupuk terigu yang dihiasin sama potongan bawang daun dan jadi kerupuk kesukaan aku walaupun rasanya anyep-anyep tapi bikinan papah itu aku anggap enak, sosok yang selalu kalau nyuapin iseng nyuruh aku nambah, sosok yang kalau lagi nyuapin mie indomie selalu di tambah nasi, sosok yang kalau lagi nyuapin selalu nyebut "Tuing..tuing pesawat mau mendarat di gua mulut kecil anak papah", sosok yang selalu mijitin kening aku kalau lagi pening, sosok yang suka bikinin susu olvaltine setiap malem, sosok yang selalu marah kalau aku nulisnya belatakan, sosok yang selalu ngajak aku main di IP atau Bip, yang selalu nemenin aku lagi main game, sosok yang handphone bututnya selalu aku mainin, aku kangen semua itu pah !!!
apa yang bisa dibanggain dari diri seorang salsa ?? ga banyak !! bahkan mungkin gak ada. semenjak kelas 2 SD aku harus ngerasain gimana rasanya orang tua terbagi dua, papah yang saat itu menetap di rumah orang tuanya, dan aku yang harus ikut mamaku tinggal bersama orangtuanya, dan hal itu pun berlaku hingga hari ini. rumah yang tipe 75, rumah adem, yang banyak bunga-bunga hijaunya, serta yang lengkap dengan 2kolam ikan di belakang rumah harus di jual ke saudara aku sendiri, ketika orang tua aku memutuskan untuk bercerai.
aah Ya Allah, sampai saat ini aku masih sering menangis kalau aku tau kepahitan itu ! Sial.. semenjak itu jadwal aku harus terbagi, senin-jumat aku bersama mamah, dan sabtu-minggu jadwal aku untuk tinggal bersama papah..
aku terlahirkan sebagai anak perempuan serta tunggal, aku ga punya kakak, walau saat itu aku sempat mau punya adik, tapi sayang adikku meninggal dalam kandungan mamah usia 7bulan, adik kecil ku bernama "Mochamad Fadli Zain Hakaman" nama yang indah, saat ini nama itu cuma bisa aku baca di nisan kecil berukuran 2x6 seperti ubin dirumahku

0 komentar:
Posting Komentar